Keindahan Air Terjun Bahomua yang Tersembunyi

0 686
Sumber: Herman Julius Harefa

Saya Christofer Oktavianus Halawa sebagai Putra Bermasyarakat Kabupaten Nias Tahun 2017. Disini saya akan menceritakan pengalaman saya di Air Terjun Bahomua yang masih Alami dan Asri.

Keindahan Air Terjun Bahomua  memang sudah tidak perlu diragukan lagi. Air Terjun Bahomua berada di Desa Tulumbaho, Kecamatan Sugeadu, Kabupaten Nias, Provinsi Sumatra Utara.

Tempat wisata Air Terjun Tahomua berlokasi di ketinggian 600 meter diatas permukaan laut. Jika anda dari Bandara Udara Binaka, kira-kira di perlukan waktu tempuh sekitar 1 jam 30 menit. Jika dari Kota Gunungsitoli berkisar sekitar 45 Km dan bisa mengambil jalur desa di saitagaramba. Medan jalan menuju Air Terjun Bahomua seperti kebanyakan dataran tinggi, berkelok-kelok dan agak sempit beberapa ruasnya.

Luasnya berkisar 10 meter dengan lebar 3 meter adalah satu hal yang membuat saya bersama bang Herman Julius Harefa dan Wahyu Veryanto Zebua terpesona dengan air terjun bahomua. Tidak hanya itu, di lokasi ini terdapat beberapa anak air terjun yang tidak kalah menariknya.

Bermain di air terjun ini tentu akan sangat menyenangkan serasa seperti anak-anak bermain hujan.

Pemandangan yang sangat menarik kami temui bersama bg Herman Julius Harefa dan Wahyu Veryanto Zebua  di air terjun utama. Tinggi tebingnya berkisar 150 meter. Ketika kami berada di samping air terjun serasa seperti berada dalam goa raksasa.

Sumber: Herman Julius Harefa

Di bawah Air Terjun Bahomua ada kolam sedalam 9 meter dengan luas sekitar 75 meter persegi. Perlu di perhatikan juga, karena tebing yang tingginya mencapai 150 meter persegi, Kami harus berhati-hati dengan alasan takut longsor dan takut terpeleset.

Lokasi parkir kendaraan air terjun utama lumayan jauh. Kami berjalan kaki sekitar 1 jam perjalanan, jaraknya kurang lebih 3,5 Km, sulit untuk membawa kendaraan karena akses jalan yang belum di bangun.

Asal usul informasi Air Terjun Bahomua saya dapatkan dari masyarakat setempat. Banyak yang meyakini nama Bahomua diambil dari cerita Nenek Moyang bermarga Buaya, (istilah Baho artinya Jurang). Cerita dari masyarakat setempat mengatakan bahwa: Pada zaman dulu, bila ada yang berbuat dosa, berjinah, melakukan pembunuhan, maka langsung dibunuh dan dibuang ditempat tersebut. Namun ada yang menyakini bahwa di sekitar air terjun tersebut terdapat batu merik manusia. Kutukan dari orangtua, saudara kakak beradik yang telah berbuat jinah, tapi batu tersebut sekarang sudah tidak tampak lagi.

Sumber: Herman Julius Harefa

Apapun itu, Air Terjun Bahomua menjadi tempat wisata yang menawan dan menarik yang diciptakan oleh kuasa Sang Maha Pencipta. Dengan potensi wisata alam luar biasa tersebut, Wisatawan seharusnya dapat lebih merasakan sensasi yang berbeda ketika bersentuhan langsung dengan alam asri. Sayangnya hingga saat ini belum ada fasilitas memadai yang dapat menunjang kebutuhan wisatawan. Menurut pengakuan masyarakat setempat, jarang sekali ada wisatawan luar atau masyarakat yang tertarik mengunjungi Air Terjun Bahomua.

Sumber: Herman Julius Harefa

Saya Christofer Oktavianus Halawa sebagai Putra Bermasyarakat Kab. Nias Tahun 2017 mengucapkan, Selamat berkunjung ke wisata alam Air Terjun Bahomua.

Demikian artikel kali ini yang sudah saya ceritakan tentang, “Keindahan Air Terjun Bahomua”. Ya’ahowu.

Be Smart, Read More Artikel dari Penulis

Comments

Loading...