Mengulas Semangat dan Gegap Gempita LCT SPEKTRUM GEMA NIAS 2018!

Ini baru namanya Kompetisi! (WITH HIGHLIGHTS VIDEO!!!)

0 653

Awal Februari 2018 ini, sebuah event tahunan kembali digelar di Pulau Nias oleh sebuah organisasi kemahasiswaan yakni GEMA NIAS. Kegiatan tersebut diberi tajuk SPEKTRUM ke-5 GEMA NIAS. GEMA NIAS sendiri merupakan suatu organisasi atau kumpulan pemuda-pemuda Nias yang sedang berkuliah di Kota Medan. Event SPEKTRUM tahun ini pun menjadi kegiatan yang diadakan untuk ke-5 kalinya di Pulau Nias.

Dengan mengacu pada Visi dari GEMA NIAS sendiri, yakni “Nias Berubah”, maka event SPEKTRUM terdiri atas pelbagai kegiatan yang dilaksanakan, terutama di ranah pendidikan. Sebab pendidikan menjadi salah satu unsur yang tidak boleh dipandang sebelah mata; terutama jika ingin membuat perubahan di pulau Nias secara khusus.

Salah satu bentuk kegiatan yang dilakukan adalah LCT (Lomba Cepat Tepat). LCT SPEKTRUM ini pun menjadi kegiatan yang diadakan ke-5 kalinya sejak GEMA NIAS terbentuk. GEMA NIAS tahun ini pun bekerjasama dengan salah satu komunitas pemuda Nias, yakni YAAHOWU.ID. YAAHOWU.ID menjadi media partner dalam perhelatan kegiatan SPEKTRUM tersebut. Tim YAAHOWU.ID juga berkesempatan untuk datang dan meliput langsung keseruan dan semangat serta gegap gempita dari kegiatan LCT tingkat SMA/sederajat ini.

Penasaran dengan semangat dan gegap gempita dari perlombaan ini?

Tahan…!. Sebelum mengulas lebih dalam mengenai LCT SPEKTRUM GEMA NIAS ke-5 ini, ada beberapa hal yang perlu diketahui terlebih dahulu mengenai event ini:

1. Kompetisi dengan memperebutkan piala bergilir
Berbeda dengan LCT pada tahun-tahun sebelumnya, LCT kali ini dan ke depannya akan memperebutkan piala bergilir. Piala bergilir ini dapat berpindah dari sekolah yang satu ke tangan sekolah lainnya. Hal ini berdasarkan tim/sekolah mana yang menjuarai lomba tersebut. Menurut Koordinator Pendidikan GEMA NIAS, Jefrincer Zalukhu, piala ini dapat dipermanenkan jika sebuah sekolah dapat mempertahankannya selama tiga kali berturut-turut. Piala yang diperebutkan ini juga merupakan piala yang diberikan langsung oleh Dinas Pendidikan Pemprov Sumatera Utara.

2. Diikuti oleh 5 sekolah
Untuk tahun ke-5 SPEKTRUM GEMA NIAS, kegiatan LCT Tingkat SMA/Sederajat ini pun masih tergolong minim peserta. Dari pantauan langsung Tim YA’AHOWU.ID di lapangan, LCT kali ini hanya diikuti oleh 5 SMA/Sederajat di Pulau Nias, yakni SMA Negeri 1 Gunungsitoli yang sekaligus sebagai tuan rumah kegiatan SPEKTRUM ini, dengan mengutus 2 tim. Selanjutnya SMA Pembda 1 Gunungsitoli, juga dengan mengutus 2 tim-nya.Kemudian SMA Negeri 1 Gido dan SMA Lentera Harapan, masing-masing mengutus 2 tim terbaiknya, dan SMA Negeri 1 Lotu sebanyak 1 tim. Sehingga, jumlah tim secara keseluruhan yang mengikuti LCT tahun ini sebanyak 9 tim.

3. Hadirnya media partner
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, tahun ini GEMA NIAS bekerja sama dengan beberapa media partner, antara lain: Going Merry Cafe, Bebalazi Clothing, dan juga YA’AHOWU.ID. Besar harapan, di masa selanjutnya semakin banyak media partner yang turut mendukung kegiatan-kegiatan positif dari GEMA NIAS.

4. Konsep lomba sendiri ditujukan untuk kaum muda
Kerap saat mendengar LCT, maka yang timbul adalah stigma bahwa kegiatan tersebut akan berlangsung membosankan dan menjenuhkan. Tapi jangan terburu-buru dalam melabeli segala sesuatunya. Dalam kegiatan LCT yang diselenggarakan oleh GEMA NIAS ini, konsep acaranya dirancang untuk dinikmati kaum muda. Salah satunya dengan menampilkan MC yang luwes, serta kegiatan lomba dengan menggunakan backsound musik dengan genre EDM, yang tentu saja menambah semangat dan gegap gempita perlombaan LCT tersebut. Penasaran?. Berikut liputannya:

Lalu bagaimana dengan lombanya?

Hahaha, sabar-sabar!. YA’AHOWU.ID berikut ini akan menjabarkan proses berlangsungnya LCT yang diadakan selama 2 hariberturut-turut tersebut. Pertama, ke-sembilan tim yang mengikuti lomba tersebut dibagi ke dalam 3 termin. Jadi setiap termin terdiri atas 3 grup. Termin pertama diisi oleh tim SMA PEMDA 1 A, SMA LENTERA HARAPAN A, dan SMA 1 GIDO A. Tiap-tiap tim kemudian mengikuti 3 babak secara marathon untuk menentukan 1 tim yang berhak menuju babak final esok hari. Apa saja ketiga babak tersebut?. Berikut penjelasannya:

Menurut salah 1 tim kreator LCT SPEKTRUM yang sudah sering menangani lomba tersebut, secara umum ada 3 babak dalam LCT.

1. Babak benar salah
Dalam babak benar salah ini, masing-masing perwakilan tim memilih sebuah amplop yang berisi pernyataan seputar mata pelajaran SMA dan pengetahuan umum. Setelah itu amplop yang berisikan 10 pernyataan itu akan dibacakan oleh MC dan tim pemilih amplop harus menebak apakah pernyataan itu benar atau salah. Jika tebakan benar,maka tim tersebut akan mendapatkan poin. Babak ini sendiri dimaksudkan untuk mengeksplorasi ketelitian dari setiap peserta dan sekaligus sebagai pemanasan untuk menghadapi babak berikutnya.

2. Babak pilihan
Pada babak ini, tiap-tiap tim akan memilih satu diantara lima paket soal yang telah disediakan, yakni: Matematika, Kimia, Sejarah, Bahasa Indonesia, dan Pengetahuan Umum. Skor setiap amplop pun berbeda-beda tergantung tingkat kesulitan soalnya (misalnya Matematika bernilai 25 poin per soal, sedang Bahasa Indonesia bernilai 10 poin per soal). Tim yang berhak memilih amplop soal terlebih dahulu adalah tim dengan poin terbesar pada babak sebelumnya, dan begitu seterusnya. Adapun jawaban dari soal harus dituliskan pada papan tulis yang telah disediakan dan hanya diberikan 5 menit waktu untuk pengerjaan keseluruhan soal. Babak ini dimaksudkan untuk mengeksplorasi kekompakkan dan kegesitan peserta untuk bekerjasama dalam menyelesaikan soal serta mengeksploras kemampuan peserta dalam membuat strategi tingkat menengah (Spoiler Alert, masih ada babak yang lebih asyik lagi!)

3. Babak rebutan
Babak ini secara harfiah ada di setiap LCT pada umumnya. MC membacakan soal dan peserta yang paling cepat menekan bel-lah yang berhak menjawab pertanyaan tersebut. Namun kamu harus hati-hati, sebab jika salah menjawab maka nilaimu akan dikurangi lho!. Babak ini sendiri dimaksudkan untuk mengeksplorasi kemampuan responsif peserta. Nah ketiga babak ini adalah babak yang kamu harus hadapi pada tahap kualifikasi, sedangkan pada tahap final, ada satu babak yang bakal menunggu kamu. Babak apakah itu?

4. Babak taruhan
Babak ini akan kamu dapati pada akhir dari tahap final, setelah kamu melewati ketiga babak sebelumnya(benar salah, pilihan, dan rebutan). Pada babak ini, disediakan 10 soal pilihan berganda yang akan ditayangkan pada layar monitor. Sebelum tiap soal ditayangkan, peserta diminta mempertaruhkan poin yang telah dikumpulkan dengan susah payah dari babak-babak sebelumnya. Poin yang bisa dipertaruhkan minimal adalah 15 poin dan maksimal adalah seluruh poin yang dimiliki peserta saat itu. Setelah mempertaruhkan poinnya, peserta akan diberikan waktu untuk menjawab soal dan memilih 1 diantara opsi jawaban yang telah disediakan. Jika opsi yang dipilih peserta merupakan jawaban yang benar, maka poin peserta akan bertambah sesuai dengan jumlah poin yang dipertaruhkan. Namun jika salah, poin akan berkurang sesuai dengan jumlah yang ditaruhkan. Mendebarkan, bukan?. Namun disitulah letak keseruannya. Semangat peserta semakin terpacu di babak ini. Babak taruhan ini dimaksudkan untuk mengeksplorasi kemampuan mengatur strategi masing-masing peserta. Dengan adanya babak ini, tiap tiap peserta masih punya kans yang sama untuk menang. Hanya saja hal itu bergantung pada nyali tiap peserta dan strategi yang telah dibuat.

So, back to the topic. Termin pertama yang berisi 3 tim yakni SMA PEMBDA 1 A, SMA LENTERA HARAPAN A, dan SMA 1 GIDO A diadu dalam ketiga babak dan hasil akhirnya tim dari SMA PEMBDA –lah yang berhak melenggang ke final. Selanjutnya, di termin 2 yang diisi 3 tim masing-masing dari SMA Negeri 1 Gunungsitoli A, SMA Negeri 1 LOTU, dan SMA LENTERA HARAPAN B. Hasil akhir dari termin ini adalah tim SMA Negeri 1 Gunungsitoli A keluar sebagai finalis dan memperoleh kursi menuju babak final. Termin terakhir diisi oleh SMA Negeri 1 gunungsitoli B, SMA 1 GIDO B, dan SMA PEMBDA B. Diakhir termin,lagi-lagi tim SMA Negeri 1 Gunungsitoli B berhasil menjuarai termin tersebut dan berhak menuju final.

Namun pertarungan masih belum berakhir, karena di akhir event masih ada babak wildcard. Nah,apa itu babak wildcard?. Babak wildcard adalah babak dimana setiap runner-up dari masing-masing termin diadu kembali dengan menjawab 10 soal rebutan yang disediakan. Tim pemenang pada babak ini kemudian berhak mendapatkan 1 tiket menuju ke final. Jadi babak wildcard ini merupakan second chance bagi tim-tim lain yang memiliki posisi runner-up pada masing-masing termin dan pemenang dari babak ini dapat dikatakan sebagai tim kuda hitam (dark horse).

Keseruan kembali terjadi karena ketiga runner-up masing-masing berasal dari LENTERA HARAPAN B, SMA Negeri 1 GIDO A, dan SMA Negeri1 GIDO B. Dengan kata lain, kesempatan juara SMA Negeri 1 GIDO lebih besar karena mereka memiliki 2 tim dalam babak ini. Namun di luar dugaan, tim dari LENTERA HARAPAN B-lah yang keluar sebagai pemenangnya.

Dengan demikian, para finalis yang masuk ke dalam babak final adalah SMA PEMDA A, SMAN 1 GUNUNGSITOLI A, SMAN 1 GUNUNGSITOLI B, dan SMA LENTERA HARAPAN B. Kamu dapat melihat video keseruan para finalis tersebut di bawah ini:

Di babak final, suasana pun semakin memanas. Hal ini terutama karena tim SMA Negeri 1 Gunungsitoli A dan SMA PEMBDA A bersaing dengan sangat kompetitif. Bisa dikatakan inilah persaingan paling panas semenjak LCT pertama kali digelar. Kadang kedua tim ini memiliki nilai yang sama. Jika pun beda, nilai mereka hanya terpaut 10 atau 15 poin. Kejar-kejaran poin ini pun terus berlangsung sampai pada babak taruhan. Pada akhir babak taruhan, SMA PEMBDA A mempertaruhkan seluruh poinnya. Sayang, poin SMA Negeri 1 Gunungsitoli A sedikit lebih besar dari SMA PEMBDA A. Tim SMA Negeri 1 Gunungsitoli A pun mempertaruhkan hampir seluruh poin mereka sehingga jumlah poin taruhan mereka berada sedikit saja diatas poin taruhan  SMA PEMBDA A. Pada akhir laga, jawaban yang dipilih kedua tim pun sama-sama benar sehingga hal itu membuat SMA Negeri 1 Gunungsitoli A keluar menjadi juara LCT tahun ini dan berhak membawa pulang piala bergilir. SMA PEMBDA A keluar sebagai runner-up, sementara SMA Negeri 1 Gunungsitoli B dan SMA LENTERA HARAPAN B berturut-turut meraih peringakt 3 dan 4. Kamu bisa melihat detik-detik akhir final LCT di bawah ini

Jadi apakah SMA Negeri 1 Gunungsitoli dapat mempertahankan piala bergilir LCT tahun depan?. Tahun ini SMA Negeri 1 Gunungsitoli sendiri begitu digdaya dengan mengirimkan kedua tim mereka menembus final. Lalu dimanakah tim-tim dari SMA lain seperti SMAN UNGGULAN SUKMA NIAS , SMA Negeri 3 GUSIT, SMA XAVERIUS, dan yang lainnya?. Semoga tahun depan SMA-SMA tersebut dapat berpartisipasi dan menjadikan LCT ini semakin kompetitif. Besar harapan di tahun-tahun mendatang, SMA-SMA di luar Kota Gunungsitoli dapat mengambil bagian dalam kompetisi-kompetisi tersebut.

Lebih lanjut, GEMA NIAS sendiri berharap adanya perhatian khusus terkait event ini, khususnya dari pemerintah Nias untuk mendukung, mengembangkan, dan memperbesar acara ini sehingga dapat dinikmati oleh pelajar-pelajar SMA di Kepulauan Nias secara luas. Hal ini juga dikarenakan melihat animo pelajar-pelajar SMA yang terlihat semangat dan menyukai keberlangsungan event ini.

Dengan adanya kegitan LCT ini, maka diharapkan mampu merangsang keinginan belajar siswa. Karena dari lomba LCT kita dapat melihat bahwa belajar itu ternyata dapat diubah dari sebuah kegiatan yang terlihat membosankan dan monoton, menjadi kegiatan yang atraktif dan menyenangkan. Nah untuk menutup review kali ini, YA’AHOWU.ID telah menyiapkan sebuah video highlights event LCT yang dilangsungkan selama 2 hari terebut. Cek videonya di bawah ini!

See you in LCT 2019!

 

Be Smart, Read More Artikel dari Penulis

Comments

Loading...