Surat Kepada Walikota Gunungsitoli

0 750

Gunungsitoli, 1 Agustus 2017

Yth. Bapak Walikota Gunungsitoli
di
Gunungsitoli

Salam dari saya, anak Kota Gunungsitoli, Ya’ahowu!!!

Apa kabar Bapak Walikota? Semoga Bapak dalam keadaan sehat selalu. Perkenalkan, saya adalah seorang pelajar di salah satu sekolah di Gunungsitoli. Saya tinggal bersama orang tua saya. Saya tinggal di salah satu desa di Kota Gunungsitoli.

Saya sangat bangga menjadi anak Kota Gunungsitoli, karena pemimpin Kota Gunungsitoli sangat baik dalam memimpin Kota Gunungsitoli, apalagi dalam hal pembangunan dan penataan Kota Gunungsitoli. Saya sangat bangga dengan Kota Gunungsitoli dalam hal pembangunannya, mulai dengan adanya taman kota, penataan pasar-pasar tradisional yang tidak layak dan juga perbaikan jalan di Kota Gunungsitoli, serta juga beberapa program pembangunan lainnya. Kalau bisa saya juga ingin menyampaikan saran agar di Kota Gunungsitoli  dibangun gedung olahraga, karena dengan adanya gedung olahraga, siapa tahu anak-anak Kota Gunungsitoli akan bisa menjadi atlit-atlit baru di Indonesia, jika anak-anak  Kota Gunungsitoli mempunyai semangat tinggi dan juga dididik dengan baik.

Karena sampai sekarang kita jarang mendengar atlit-atlit olahraga yang berasal dari Nias khususnya Kota Gunungsitoli yang ikut serta di pekan olahraga nasional. Jadi, harapan kami agar dibangunnya gedung olahraga yaitu, agar masyarakat khususnya anak-anak di Kota Gunungsitoli bisa lebih tertarik untuk berolahraga. Harapan kita agar bisa menjadi atlit-atlit yang dapat mewakili kita di Gunungsitoli.

Bapak Walikota yang saya hormati, saya juga sangat berharap dari bapak, agar melihat masyarakat yang ada di desa-desa di Kota Gunungsitoli. Karena di desa-desa di Kota Gunungsitoli, yang rata-rata masyarakatnya bekerja sebagai petani karet yang sangat menderita dengan harga karet saat ini. Hal itu juga sangat berdampak pada kami anak-anak petani karet. Karena orang tua kami tidak mampu memfasilitasi peralatan sekolah kami secara maksimal. Contoh lain dari dampak harga karet tersebut adalah, minimnya uang makan masyarakat karena harga karet mereka dihargai dengan nilai yang sangat kecil. Jadi kami mohon sebagai anak Kota Gunungsitoli, agar bapak dapat membantu orangtua kami dengan cara menaikkan harga karet di Kota Gunungsitoli, khususnya di desa-desa.

Satu hal lagi yang saya ingin sampaikan kepada Bapak Walikota Gunungsitoli yaitu agar Kota Gunungsitoli dijadikan “Kota Ramah Anak” yang bebas dari kekerasan terhadap anak dan pekerja yang berasal dari tenaga anak-anak. Kami juga memohon agar hak-hak anak di Kota Gunungsitoli ditegakkan, agar tidak ada orang-orang yang melakukan kekerasan terhadap anak di Kota Gunungsitoli ini.

Bapak Walikota yang saya hormati, sekian surat dari saya, mohon maaf apabila ada tutur kata yang kurang berkenan di hati bapak. Semoga ini dapat menjadi koreksi agar Kota Gunungsitoli menjadi lebih baik untuk masa depan yang akan datang.

Salam terakhir dari saya, Ya’ahowu!!

Hormat saya, anak kota Gunungsitoli

Rahmat Harefa , anggota Forum Anak Kota Gunungsitoli – FAKOLI dan  saat ini sebagai pelajar di SMAN. 1 Gunungsitoli.

Keterangan : Lomba menulis surat ini diadakan pada 1 agustus 2017 di Gedung Walikota Gunungsitoli sebagai rangkaian perayaan Hari Anak Nasional (HAN) 2017 yang seyogiyanya jatuh pada 23 Juli 2017 lalu. Dengan peserta dari anak-anak sekolah SMP, SMA se-Kota Gunungsitoli dan tema menulis adalah “Surat Untuk Pemimpin”

 

Be Smart, Read More Artikel dari Penulis

Comments

Loading...