Videografi 101: Mengenal kualitas dalam dunia Videografi

0 1.080

Jika kamu seorang youtuber, vlogger, ataupun istagram mania, pasti kamu sudah akrab dengan yang namanya video. Namun sebelum membuat video dan mengolahnya lebih lanjut, ada baiknya kamu mengetahui jenis-jenis kualitas video terlebih dahulu sebelum kamu masuk ke step-step berikutnya dalam videografi. Pengetahuan akan kualitas video akan membantumu dalam menentukan apa-apa saja hal yang harus kamu lakukan agar videomu terlihat mantap jiwa. Sejauh ini ada 5 jenis kualitas video yang dikenal banyak orang Berikut penjelasannya!

  1. Kualitas VGA

Pernah dengar VGA? VGA atau yang dikenal dengan kualitas SD (Standard definition) adalah singkatan dari Video Graphic Array. Kualitas video ini adalah 640 x 480. Bingung dengan istilah semacam ini? Jangan panik dulu, Saya akan menjelaskan maksud dari perkalian ini agar anda dapat lebih memahami tulisan ini seutuhnya.

Video ataupun foto pada umumnya berbentuk persegi panjang baik itu portrait ataupun landscape. Nah foto maupun video pada dasaranya adalah kumpulan titik/dot yang membentuk sebuah gambar. Sedangkan bed video dengan foto adalah video itu terdiri dari beberapa lembaran (frame) foto.

Nah, kaitannya dengan ukuran 640 x 480 diatas dapat diartikan sebagai berikut.

Pada sisi terpanjang suatu foto/video terdapat 640 titik/dot, sementara pada sisi satunya lagi terdapat 360 titik/dot. Jadi gambar VGA memiliki 640 x 360 dot atau sekitar 230.400 dot.

Bagaimana dengan video dengan kualitas video VGA? kamu cukup kalikan jumlah dot VGA (230.400 dot) dengan jumlah frame per derik (fps) dari video tersebut, karena setiap video berbeda jumlah framenya. Namun tidak perlu repot-repot menghitungnya, karena  ukuran foto VGA itu (capture imge dari video) sudah mewakili kualita svideonya sendiri. Ingat, video itu terdiri dari sekumpulanfoto.

Kualitas VGA adalah kualitas terendah dan jarang didapati pada masa sekarang. Video dengan kualitas VGA mungkin terlihat bagus pada layar dengan besar resolusi yang sama, seperti handphone yang memiliki layar dengan resolusi 640 x 360. Namun jika kamu menontonnya pada layar yang lebih besar seperti layar laptop, videomu pasti akan terlihat pecah dan blur.

  1.  Kualitas HD

HD atau High Definition adalah kualitas yang sering di dapati pada ponsel maupun kamera/camcorder low-end. Ukurannya itu sendiri adalah 1280 x720. Itu artinya dalam 1 gambar terdapat 921.600  dot. Umumnya jumlah ini digenapkan menjadi 1 juta dot/piksel sehingga sering disebut sebagai 1 megapiksel (1MP). Video seperti ini sudah layak untuk ditonton di youtube/laptop. Namun jika kamu suka mengedit videomu terlebih dahulu maka kamu tidak akan dapat menstabilize video ataupun menscale-up videomu dengan baik. Jika pun kamu melakukannya, maka beberapa dari frame videomu akan berubah ke kualitas VGA. Kenapa? Karena jika kamu menscale-up ataupun menstabilize video pada umumnya kamu akan memperbesar/menge-zoom video kamu. Alhasil gambar/frame yang diperoleh pun memiliki kualitas rendah.

  1. Kualitas FHD

FHD adalah singkatan dari Full High Definition. Kualitas dari video ini adlah 1920 x 1080  yaitu sekitar 2.073.600 dot. Kualitas full HD ini sering juga disebut dengan kualitas video 2 MP. Dengan kualitas ini, kamu dapat lebih asik mengedit videomu dan menscale-up nya sampai 150% untuk mendapatkan scene-scene tertentu. Kenapa?karena jika pun kamu menscale-up nya sampai 150%, frame video kamu memang akan turun kualitasnya, namun kualitasnya turun menjadi kualitas HD yang secara umum sudah layak ditonton di layar laptop atau tablet, kecuali kalau kamu menscale-upnya diatas angka tersebut.

Kualitas video semacam ini  pada umumnya sudah dihadirkan pada  camcorder dengan harga 2 jutaan ke atas ataupun kamera DLSR dengan harga 5 jutaan ke atas.

  1. QHD

QHD adalah singkatan dari quad high definition, atau dikenal juga dengan nama 2K. Kualitasnya terdiri dari 2560 x 1440 dot atau sekitar 3.686.400 dot/ 4MP. Video dengan kualitas ini dapat membuatmu lebih banyak berkreasi dalam pengeditan videomu.

  1. UHD

UHD adalah singkatan dari Ulta High Definition yang sering dikenal dengan nama 4K. Sekarang industri foto, video, televisi, bahkan smartphone sedang memasuki era dengan kualitas 4K. Ukuran kualitas 4K sendiri adalah 3840 x 2160 dot atau sekitar 8.294.400 dot/8MP! Bukan hanya mendapatkan kualitas yang tajam dari video kamu, kamu juga bahkan dapat membuat foto sebesar 8 MP dari hasil video kamu tanpa susah-susah menjepret menggunakan mode kamera. Kamu cukam merekam video dengan kualitas 4K selama beberapa detik. Dan voila! kamu sudah bisa mendapatkan sekitar seratusan gambar dengan ukuran 8MP dan tinggal memilah diantaranya yang kemudian ingin kamu jadikan sebagai gambar/still image. Hebat bukan?

Kamera atau camcorder kualitas 4K bisa kamu dapatkan dengan harga 10 juta rupiah ke atas.

  1. 8K

8K masih belum masuk ke dalam industri kamera atau camcorder secara luas. Kualitas tertinggi ini biasanya digunakan oleh para videografer profesional dalam merekam video untuk film yang ditayangkan pada layar lebar seperti bioskop ataupun untuk penyiaran siaran langsung olahraga seperti sepakbola dan yang lainnya. Kualitasnya? 8K memiliki ukuran 7680 x 4320 atau sekitar 33.177.600. Itu dapat diartikan bahwa setiap frame dalam video ini memiliki kualitas gambar sebesar 33MB! Kamu tak usah lagi membeli kamera DLSR jenis apapun jika sudah punya camcorder sekelas ini.

Itulah jenis-jenis kualitas video secara umum. Bagaimana, sudah siap untuk membuat video?

Be Smart, Read More Artikel dari Penulis

Comments

Loading...